Pertanian hidroponik konvensional, terutama dalam budidaya pakcoy, menghadapi tantangan seperti fluktuasi konsentrasi nutrisi dan pH serta kebutuhan pengecekan air secara manual. Ketidakstabilan ini dapat menurunkan kualitas dan hasil panen. Untuk mengatasi masalah ini, dikembangkan sistem smart hidroponik berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan merancang prototipe yang mengintegrasikan sensor suhu (DHT11), pH (PH-4502C), EC (TDS), dan ultrasonik (JSN-SR04T). Data yang dikumpulkan oleh sensor diproses oleh ESP32 dan dikirimkan secara real-time ke antarmuka web untuk pemantauan jarak jauh dan pengendalian pompa secara otomatis. Hasil menunjukkan bahwa sistem mampu membaca parameter lingkungan dengan akurat dan mengontrol pompa dengan baik. Sensor pH menunjukkan akurasi tinggi (error ±0.1), dan sensor ultrasonik akurat pada rentang 20–100 cm (error ±1–2 cm), meskipun kurang optimal di bawah 20 cm. Sensor TDS bekerja baik pada konsentrasi rendah hingga menengah, namun akurasinya menurun drastis di atas 800 ppm. Fitur kontrol manual disediakan untuk mengatasi gangguan akibat koneksi Wi-Fi yang tidak stabil. Kesimpulannya, sistem smart hidroponik ini efektif dalam pemantauan dan pengendalian otomatis budidaya pakcoy. Sistem mempercepat deteksi dan penanganan kondisi lingkungan secara real-time.
Copyrights © 2026