Pengelolaan perangkat laboratorium komputer memerlukan pencatatan dan pemantauan informasi yang terstruktur karena perangkat digunakan dalam kegiatan praktikum dan memiliki kondisi yang dapat berubah. Pada SMP Negeri 18 Banda Aceh, sistem inventaris yang tersedia belum menyajikan informasi perangkat laboratorium secara rinci, terutama terkait identitas, spesifikasi, dan kondisi setiap perangkat. Penelitian ini bertujuan menginisiasi digitalisasi tata kelola inventaris perangkat laboratorium komputer berbasis web menggunakan framework Laravel untuk mendukung pendataan, pemantauan kondisi, pencarian informasi, pelaporan, serta pembagian hak akses pengguna. Metode penelitian yang digunakan adalah Software Development Life Cycle (SDLC) Waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan pihak pengelola laboratorium. Sistem dikembangkan menggunakan Laravel dan MySQL serta menerapkan pembagian hak akses antara Kepala Laboratorium Komputer dan Kepala Sekolah. Validasi fungsional sistem dievaluasi melalu metode Black Box Testing terhadap 20 kasus uji berdasarkan fungsi dan hak akses pengguna. Rekapitulasi hasil verifikasi memaparkan bahwa keseluruhan kasus uji menghasilkan keluaran aktual yang sesuai dengan keluaran yang diharapkan, dengan capaian akurasi performa fungsional berada pada persentase 100%. Parameter uji ini mengindikasikan bahwa seluruh fitur sistem yang diuji telah memenuhi spesifikasi kebutuhan target.
Copyrights © 2026