Jurnal Serina Abdimas
Vol 4 No 3 (2026): Jurnal Serina Abdimas

PENILAIAN IMT, KOMPOSISI TUBUH, DAN KEKUATAN OTOT UNTUK IDENTIFIKASI RISIKO SARCOPENIC OBESITY PADA LANSIA

Silviana Tirtasari (Fakultas Kedokteran, Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Tarumanagara, Jakarta, Indonesia)
Alexander Halim Santoso (Fakultas Kedokteran, Departemen Ilmu Gizi, Universitas Tarumanagara, Jakarta, Indonesia)
Gracienne (Program Studi Profesi Kedokteran, Universitas Tarumanagara, Jakarta, Indonesia)
Daniel Goh (Program Studi Profesi Kedokteran, Universitas Tarumanagara, Jakarta, Indonesia)



Article Info

Publish Date
15 Sep 2026

Abstract

Sarcopenic obesity is characterized by the coexistence of increased adiposity and reduced muscle mass and function, which may increase the risk of impaired mobility, frailty, and decreased quality of life in older adults. This community service activity aimed to facilitate the early detection of sarcopenic obesity through body composition and muscle function screening and to provide health education for older adults. The activity was conducted in 2026 at Sasana Tresna Werdha RIA Pembangunan Nursing Home and involved 38 participants aged ≥60 years using the Plan–Do–Check–Act (PDCA) approach. Assessments included anthropometric measurements, body composition analysis using Bioelectrical Impedance Analysis (BIA), and handgrip strength measurement using a handgrip dynamometer. The results showed a mean participant age of 77.29±7.49 years, body mass index of 23.38±5.20 kg/m², total body fat of 29.05±11.58%, and handgrip strength of 15.99±5.53 kg. Low handgrip strength was identified in 30 participants (78.9%), while sarcopenic obesity was identified in 8 participants (21.1%). Sarcopenic obesity was observed in one male and seven female participants. These findings indicate that impaired muscle function was a prominent health concern among the older adults, despite the mean BMI remaining within the normal range. Integrating body composition and muscle strength assessments into community-based screening may facilitate the identification of at-risk older adults who could remain undetected when BMI is used as the sole assessment measure. Health education focusing on resistance exercise, regular physical activity, and adequate nutrition is essential as a promotive and preventive strategy to preserve muscle function, independence, and quality of life among older adults. Abstrak Obesitas sarkopenia merupakan kondisi yang ditandai oleh kombinasi peningkatan adipositas dan penurunan massa serta fungsi otot yang dapat meningkatkan risiko gangguan mobilitas, frailty, dan penurunan kualitas hidup pada lansia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan melakukan deteksi dini obesitas sarkopenia melalui skrining komposisi tubuh dan fungsi otot serta memberikan edukasi kesehatan kepada lansia. Kegiatan dilaksanakan pada tahun 2026 di Panti Werda Sasana Tresna Werdha RIA Pembangunan dengan melibatkan 38 lansia berusia ≥60 tahun menggunakan pendekatan Plan–Do–Check–Act (PDCA). Pemeriksaan meliputi antropometri, komposisi tubuh menggunakan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA), dan kekuatan genggam tangan menggunakan handgrip dynamometer. Hasil pemeriksaan menunjukkan rerata usia peserta 77,29±7,49 tahun, indeks massa tubuh 23,38±5,20 kg/m², total lemak tubuh 29,05±11,58%, dan kekuatan genggam tangan 15,99±5,53 kg. Sebanyak 30 peserta (78,9%) memiliki kekuatan genggam rendah dan 8 peserta (21,1%) teridentifikasi mengalami obesitas sarkopenia. Kondisi obesitas sarkopenia ditemukan pada 1 laki-laki dan 7 perempuan. Temuan ini menunjukkan bahwa penurunan fungsi otot merupakan masalah yang dominan pada lansia, meskipun rerata IMT peserta masih berada dalam kategori normal. Integrasi pemeriksaan komposisi tubuh dan kekuatan otot dalam skrining berbasis komunitas dapat membantu mengidentifikasi lansia berisiko yang berpotensi tidak terdeteksi apabila hanya menggunakan IMT. Edukasi mengenai latihan resistensi, aktivitas fisik, dan kecukupan nutrisi diperlukan sebagai upaya promotif dan preventif untuk mempertahankan fungsi otot, kemandirian, dan kualitas hidup lansia

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JSA

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Engineering Environmental Science Health Professions Languange, Linguistic, Communication & Media Public Health Social Sciences

Description

Jurnal Serina Abdimas adalah wadah publikasi hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Dosen, Mahasiswa, maupun Praktisi dan telah didesiminasikan pada Seri Seminar Nasional (SERINA) dan SENAPENMAS yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada ...