Praktik transfer pricing pada perusahaan multinasional, khususnya di sektor batu bara, menjadi perhatian karena berpotensi mengurangi penerimaan pajak negara melalui transaksi dengan pihak berelasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tunneling incentive, beban pajak, exchange rate, dan profitabilitas terhadap transfer pricing pada perusahaan sektor batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan dan laporan tahunan, melibatkan 264 observasi dari 79 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, serta dianalisis menggunakan regresi data panel dengan Fixed Effect Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tunneling incentive dan exchange rate berpengaruh negatif dan signifikan terhadap transfer pricing, sedangkan profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan, sementara beban pajak tidak berpengaruh signifikan terhadap transfer pricing. Secara simultan, tunneling incentive, beban pajak, exchange rate, dan profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap transfer pricing, serta model memiliki kemampuan yang tinggi dalam menjelaskan variasi transfer pricing. Penelitian selanjutnya disarankan menambahkan variabel lain, seperti good corporate governance, tax planning, atau kepemilikan asing, serta memperluas cakupan sektor dan periode penelitian agar diperoleh hasil yang lebih komprehensif. Kata kunci: transfer pricing, tunneling incentive, beban pajak, exchange rate, profitabilitas.
Copyrights © 2026