Penelitian ini menganalisis upaya dan optimalisasi peran KPU Kota Batam dalam meningkatkan partisipasi pemilih pemula pada Pemilu Serentak 2024. Fokusnya meliputi strategi sosialisasi, efektivitas media informasi, serta faktor yang memengaruhi kesadaran politik generasi muda. Dengan metode kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara dengan komisioner KPU dan lima responden pemilih pemula. Dari total 899.666 pemilih pada DPT Pilkada, 227.324 merupakan pemilih pemula. Hasil penelitian menunjukkan KPU Batam menggunakan strategi beragam seperti Goes to School, Goes to Campus, media sosial (Instagram, YouTube), serta lomba kreatif dan nonton bareng. Media sosial terbukti efektif menjangkau pemilih muda, namun metode tatap muka tetap dibutuhkan. Tantangan yang dihadapi meliputi kejenuhan akibat jadwal pemilu berdekatan dan keterbatasan waktu kampanye. Partisipasi pemilih pemula dipengaruhi oleh faktor sosial-ekonomi, opini media, tokoh masyarakat, dan persepsi program pemerintah. Penelitian menyimpulkan perlunya inovasi sosialisasi interaktif dan dukungan lintas sektor untuk meningkatkan partisipasi politik generasi muda.
Copyrights © 2026