Abstrak Penelitian ini bertujuan menyusun protokol analisis sentimen publik terhadap adopsi blockchain dalam ekosistem financial technology (fintech) Indonesia pada periode Januari 2022–Juni 2026. Desain penelitian menggunakan dua tahap berurutan. Tahap praanalisis memanfaatkan Google Trends untuk memetakan dinamika perhatian, memperluas kata kunci, dan menentukan jendela peristiwa. Tahap utama dirancang menggunakan unggahan dan komentar publik media sosial yang dianalisis melalui aspect-based sentiment analysis (ABSA) pada empat aspek: public trust, perceived risk, regulatory confidence, dan digital financial literacy. IndoBERT/IndoBERTweet direncanakan untuk mengklasifikasikan polaritas positif, netral, dan negatif, sedangkan topic modelling digunakan untuk mengidentifikasi isu dominan. Praanalisis menunjukkan bahwa perhatian pencarian lebih banyak berpusat pada kripto, perhatian terhadap blockchain meningkat pada semester I 2026, serta tema literasi dan risiko memiliki bobot perhatian terbesar. Temuan tersebut diposisikan sebagai dasar penyusunan sampel dan codebook, bukan sebagai hasil sentimen. Kontribusi penelitian adalah protokol Blockchain-Fintech Public Sentiment Readiness Framework yang memisahkan attention, topic, dan sentiment agar analisis adopsi blockchain-fintech lebih valid dan dapat direplikasi. Kata kunci: analisis sentimen; blockchain; fintech; media sosial; IndoBERT
Copyrights © 2026