Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perilaku kecurangan dan kompetensi aparatur desa terhadap terwujudnya Good Government Governance desa, serta menguji peran religiusitas sebagai variabel moderasi pada pemerintahan desa di Kecamatan Keliling Danau, Kabupaten Kerinci. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada 234 aparatur desa dengan teknik sampling jenuh, dan diperoleh 183 kuesioner layak analisis. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) berbantuan software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku kecurangan berpengaruh negatif dan signifikan, sedangkan kompetensi aparatur desa berpengaruh positif dan signifikan terhadap Good Government Governancedesa. Religiusitas tidak terbukti memoderasi pengaruh perilaku kecurangan, namun terbukti memoderasi secara positif pengaruh kompetensi aparatur desa terhadap Good Government Governance desa. Model penelitian mampu menjelaskan 59,5% variasi Good Government Governance desa, sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel lain di luar model Kata kunci: perilaku kecurangan, kompetensi aparatur desa, religiusitas, Good Government Governance
Copyrights © 2026