Menopause dini merupakan keadaan berhentinya menstruasi sebelum usia 45 tahun dan dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan, antara lain osteoporosis dan penyakit kardiovaskular. Pengetahuan yang memadai diperlukan agar perempuan mampu mengenali perubahan yang terjadi dan mempersiapkan diri menghadapi menopause. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang kejadian menopause dini di Kelurahan Wek V Tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi sekaligus sampel berjumlah 30 ibu yang mengalami menopause dan dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang diadopsi dari penelitian sebelumnya dan telah dimodifikasi. Analisis dilakukan secara univariat untuk menggambarkan distribusi frekuensi karakteristik responden dan tingkat pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia >40 tahun sebanyak 19 orang (63,3%), berpendidikan SMP sebanyak 11 orang (36,7%), mengalami menarche pada usia 14–16 tahun sebanyak 18 orang (60%), dan memiliki paritas 1–4 anak sebanyak 26 orang (86,7%). Tingkat pengetahuan tentang menopause dini paling banyak berada pada kategori kurang, yaitu 12 orang (40%), diikuti kategori baik 10 orang (33,3%) dan cukup 8 orang (26,7%). Temuan ini menunjukkan perlunya penguatan edukasi kesehatan reproduksi, khususnya mengenai menopause dini, tanda dan gejala, faktor yang berkaitan, serta upaya menghadapi menopause melalui pelayanan kesehatan dan kegiatan promosi kesehatan.
Copyrights © 2026