Peningkatan luas wilayah perkotaan telah mengurangi ruang terbuka hijau seiring dengan perluasan konversi lahan. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengevaluasi ketersediaannya guna mengakomodasi pembangunan di masa mendatang. Objek penelitian ini adalah ruang terbuka hijau di Kota Surabaya, Kecamatan Jambangan. Penelitian ini juga bertujuan untuk menentukan kepadatan, permintaan, dan ketersediaan ruang terbuka hijau. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus. Data utama diperoleh melalui observasi lapangan, sedangkan data sekunder diperoleh dari Dinas Perumahan dan Permukiman serta Pertanahan Kota Surabaya. Alat analisis yang digunakan adalah Kernel Density dan SNI 03-1733-2004. Investigasi menunjukkan bahwa Kecamatan Jambangan masih membutuhkan tambahan 216 taman RT, 18 taman RW, dan 1 taman desa, yang berarti terdapat kekurangan ruang terbuka hijau publik seluas kurang lebih 75,33 hektar. Desa Jambangan memiliki taman dan ruang terbuka per kapita yang lebih sedikit dibandingkan dengan Desa Karah dan Pagesangan.
Copyrights © 2026