Jurnal Sarjana Teknik Informatika
Vol. 14 No. 3 (2026): Oktober

Klasifikasi Hoaks Indonesia: Support Vector Machine, Long Short-Term Memory, dan IndoBERT

Iqbal Febryan Santoso (Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur)
Alviando Desta Praditya (Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur)
Muhammad Ariel Eka Ramadani (Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur)
Anggraini Puspita Sari (Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur)
Addien Haniefardy (Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur)



Article Info

Publish Date
23 Sep 2026

Abstract

Informasi palsu (hoaks) yang semakin cepat menyebar di berbagai platform digital di Indonesia menjadi permasalahan yang menyulitkan proses verifikasi manual. Penelitian ini membandingkan kinerja tiga pendekatan klasifikasi teks, yaitu Support Vector Machine (SVM), Long Short-Term Memory (LSTM), dan IndoBERT, pada dataset berita berbahasa Indonesia yang terdiri atas 23.598 data dengan distribusi kelas yang relatif seimbang. Penelitian menguji dua kondisi masukan, yaitu teks utuh setelah pembersihan awal dan teks yang memperoleh preprocessing lanjutan berupa stopword removal serta stemming. Pengujian dilakukan menggunakan pembagian data yang sama dan dievaluasi berdasarkan akurasi, presisi, recall, dan F1-score. Hasil perbandingan utama menggunakan kondisi teks utuh menunjukkan bahwa IndoBERT memperoleh kinerja tertinggi dengan akurasi 99,17%, diikuti SVM sebesar 98,25% dan LSTM sebesar 95,87%. Eksperimen ablation menunjukkan bahwa penggunaan preprocessing lanjutan justru menurunkan kinerja seluruh model pada dataset ini. Pada SVM, akurasi turun 0,34 poin persentase menjadi 97,91%; pada LSTM, akurasi turun 8,31 poin persentase menjadi 87,56%; sedangkan pada IndoBERT penurunannya sebesar 1,22 poin persentase menjadi 97,95%. Temuan tersebut menunjukkan bahwa preprocessing agresif tidak selalu meningkatkan representasi fitur dan efektivitasnya bergantung pada karakteristik data serta mekanisme pemrosesan model. Hasil ini menunjukkan bahwa mempertahankan teks utuh menjadi pilihan yang lebih tepat pada dataset penelitian, sementara perbandingan antararsitektur menegaskan keunggulan IndoBERT dalam memahami konteks bahasa Indonesia. Temuan ini memberikan implikasi bahwa pemilihan preprocessing perlu divalidasi secara empiris dan tidak semata-mata ditentukan berdasarkan asumsi karakteristik arsitektur. Evaluasi juga dianalisis melalui matriks konfusi pada data uji.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JSTIF

Publisher

Subject

Computer Science & IT

Description

JSTIE (Jurnal Sarjana Teknik Informatika) (E-Journal) adalah jurnal online ditujukan sebagai sarana publikasi dari makalah yang disarikan dari hasil penelitian mahasiswa Teknik Informatika. Focus and Scope: Rekayasa Perangkat Lunak (Software Engineering) Pengetahuan dan Data Mining (Data Mining) ...