Fillet ikan barramundi merupakan produk perikanan bernilai ekonomi tinggi yang bersifat highly perishable akibat aktivitas enzimatik dan mikrobiologis selama penyimpanan. Pemanfaatan limbah sisik ikan sebagai sumber kitosan berpotensi dikembangkan menjadi nanokitosan yang dapat diaplikasikan sebagai edible coating untuk mempertahankan kualitas produk perikanan. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi pengaruh aplikasi nanokitosan yang berasal dari limbah sisik ikan barramundi sebagai edible coating terhadap kualitas fillet selama penyimpanan dingin. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan konsentrasi nanokitosan yang terdiri dari kontrol, 0,1%, 0,3%, 0,5%. Sampel fillet disimpan pada suhu 4°C dan diuji secara periodik pada hari ke-4, ke-8, dan ke-12. Parameter kualitas yang dievaluasi mencakup analisis mikrobiologi melalui Total Plate Count (TPC), stabilitas kimiawi berdasarkan nilai pH dan Total Volatile Base (TVB), serta integritas fisik melalui uji tekstur
Copyrights © 2026