Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi brand image dan pemanfaatan media sosial dalam menarik minat beli konsumen pada UMKM Mesin Kanan Kopi di Kota Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan yang terdiri atas pemilik UMKM, satu konsumen lama, dan satu konsumen baru. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa serta diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi brand image dilakukan melalui pembaruan logo, pembuatan banner, penyusunan desain menu, penerapan identitas visual pada media pendukung, serta penguatan Vespa sebagai ciri khas usaha. Perubahan tersebut membantu memperjelas identitas, meningkatkan keterlihatan usaha, dan membentuk kesan awal yang lebih kuat pada konsumen. Pada aspek media sosial, TikTok dikembangkan sebagai kanal tambahan setelah sebelumnya usaha memanfaatkan WhatsApp, Facebook, dan Instagram. Namun, berdasarkan pengalaman informan, belum ditemukan bukti bahwa TikTok menjadi sumber langsung pengenalan usaha maupun pemicu langsung minat beli konsumen. Minat beli terutama tercermin melalui tindakan pembelian, keinginan melakukan pembelian kembali, serta kesediaan konsumen untuk merekomendasikan usaha. Temuan juga menunjukkan bahwa penguatan identitas visual memberikan respons yang lebih nyata dibandingkan pengembangan TikTok yang masih berada pada tahap awal. Oleh karena itu, Mesin Kanan Kopi perlu mempertahankan konsistensi brand image dan mengembangkan strategi konten media sosial secara lebih terarah, konsisten, dan berkelanjutan agar mampu memperluas jangkauan serta meningkatkan keterlibatan konsumen.
Copyrights © 2026