Peningkatan mutu pelayanan farmasi menjadi tantangan strategis bagi rumah sakit publik seiring meningkatnya kunjungan pasien rawat jalan dan tuntutan pelayanan berbasis teknologi. SITARO (Siap Antar Obat) dikembangkan untuk mengurangi antrean dan waktu tunggu pelayanan farmasi. Penelitian ini menganalisis pengaruh kualitas layanan SITARO berdasarkan dimensi SERVQUAL, yaitu reliability, responsiveness, assurance, empathy, dan tangibles, terhadap loyalitas pasien rawat jalan. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan pada 100 pasien rawat jalan pengguna SITARO periode Desember 2025–Januari 2026. Responden dipilih menggunakan simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis melalui uji validitas dan reliabilitas, analisis univariat, serta regresi linear berganda. Kelima dimensi SERVQUAL secara simultan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pasien (F = 45,884; p 0,001), dengan R² = 0,709, sehingga 70,9% variasi loyalitas pasien dapat dijelaskan oleh model. Secara parsial, seluruh dimensi berpengaruh positif dan signifikan, yaitu reliability (β = 0,346), assurance (β = 0,328), tangibles (β = 0,424), responsiveness (β = 0,388), dan empathy (β = 0,299), seluruhnya p 0,001. Tangibles merupakan dimensi paling dominan. Kualitas layanan SITARO berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pasien rawat jalan, dengan tangibles sebagai prediktor terkuat, diikuti responsiveness, reliability, assurance, dan empathy. Rumah sakit perlu memperkuat fasilitas pendukung dan aspek fisik layanan serta mempertahankan daya tanggap, keandalan, jaminan, dan empati untuk meningkatkan pengalaman dan loyalitas pasien.
Copyrights © 2026