Proses pengelasan sambungan sudut pada baja profil siku membutuhkan alat bantu untuk memosisikan dan menahan dua benda kerja secara bersamaan tanpa menutup daerah pengelasan. Penelitian ini bertujuan merancang dan memilih konsep alat bantu pengelasan untuk sambungan 90° pada dua batang baja profil siku ST 37 berukuran 27 mm × 27 mm dengan ketebalan sekitar 3 mm. Tahap perancangan meliputi identifikasi kebutuhan, penguraian fungsi, pengembangan tiga varian konsep, dan pemilihan konsep menggunakan matriks keputusan berbobot. Konsep terpilih memakai satu poros ulir M8 yang menggerakkan satu pelat penjepit dengan dua bidang kontak sehingga kedua profil ditekan menuju acuan 90° secara bersamaan. Varian Konsep 2 memperoleh nilai tertinggi sebesar 8,23, sedangkan Varian Konsep 1 dan 3 masing-masing memperoleh 7,79 dan 7,35. Peringkat tersebut tidak berubah pada 10 skenario analisis sensitivitas bobot. Model tiga dimensi dan prototipe FDM berbahan PLA digunakan untuk memeriksa geometri dan fungsi awal, meliputi posisi, gerak mekanisme, kontak penjepitan, dan akses daerah sambungan. Pemeriksaan ini tidak digunakan untuk menilai kekuatan, gaya penjepitan, keterulangan, ketahanan termal, atau performa pengelasan aktual.
Copyrights © 2026