Zendo (Zen Delivery Order) merupakan platform transportasi online lokal yang telah beroperasi sejak 2015 di Kabupaten Tulungagung dan mampu bertahan di tengah dominasi platform nasional seperti Gojek dan Grab. Kondisi tersebut mendorong perlunya kajian mengenai strategi bersaing yang diterapkan Zendo. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi internal dan eksternal serta merumuskan strategi Zendo dalam menghadapi persaingan layanan transportasi online. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap manajer, admin, dan mitra driver Zendo. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan SWOT melalui penyusunan Matriks IFAS, EFAS, dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan skor IFAS sebesar 3,50 dan EFAS sebesar 3,55. Berdasarkan selisih S–W (1,00) dan O–T (-0,15), Zendo berada pada Kuadran II (Strength–Threat), sehingga strategi yang diterapkan berfokus pada pemanfaatan kekuatan internal, seperti rekrutmen terbuka, fleksibilitas layanan, pendekatan kekeluargaan, dan sistem operasional berbasis WhatsApp untuk menghadapi ancaman persaingan dari platform yang lebih besar. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi platform transportasi online lokal dalam merumuskan strategi bersaing yang adaptif sesuai karakteristik pasar lokal.
Copyrights © 2026