Filsafat pendidikan memiliki peran penting dalam memberikan landasan bagi pelaksanaan pendidikan, khususnya dalam membangun karakter mahasiswa. Pendidikan tidak hanya bertujuan mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk mahasiswa yang memiliki integritas, tanggung jawab, kedisiplinan, kemampuan berpikir kritis, serta kesadaran terhadap nilai-nilai moral. Artikel ini bertujuan untuk membahas peran filsafat pendidikan dalam membangun karakter mahasiswa melalui landasan ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan teoritis melalui kajian terhadap berbagai buku, artikel jurnal, hasil penelitian terdahulu, dan sumber ilmiah yang relevan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa landasan ontologis membantu memahami hakikat manusia dan karakter yang hendak dikembangkan, landasan epistemologis menjelaskan proses memperoleh dan menguji pengetahuan, sedangkan landasan aksiologis memberikan arah terhadap nilai dan manfaat dari pengetahuan yang dimiliki. Pembentukan karakter mahasiswa tidak cukup dilakukan melalui pemberian teori atau nasihat, tetapi perlu diterapkan melalui pengalaman belajar, keteladanan dosen, pembiasaan, interaksi sosial, serta budaya akademik yang mendukung nilai-nilai positif. Dengan demikian, filsafat pendidikan dapat menjadi dasar dalam menciptakan pendidikan tinggi yang seimbang antara pengembangan kemampuan intelektual dan pembentukan karakter mahasiswa.
Copyrights © 2026