Penyediaan air bersih merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung keberlanjutan operasional dan kenyamanan kawasan hunian. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan sistem penyediaan air bersih menggunakan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan sumur bor pada kawasan hunian di Kabupaten Bandung Barat. Metode Life Cycle Costing (LCC) digunakan untuk menghitung biaya investasi awal (CAPEX), biaya operasional (OPEX), dan pemeliharaan selama periode analisis 10 tahun. Analisis diharapkan dapat memberikan perbandingan secara menyeluruh terhadap aspek teknis dan ekonomi dari kedua alternatif sistem penyediaan air bersih, khususnya dari sisi biaya investasi, biaya operasional dan pemeliharaan, efisiensi biaya, serta keberlanjutan sistem. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan sistem penyediaan air bersih yang layak secara teknis dan efisien secara ekonomi untuk kawasan hunian.
Copyrights © 2026