Wakaf uang memiliki potensi besar dalam pemberdayaan sosial-ekonomi di Indonesia, namun partisipasi masyarakat masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan dan persepsi jamaah Majelis Ta'lim terhadap wakaf uang di Kota Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologis. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap sampel 316 jamaah perempuan dari enam kelompok Majelis Ta'lim aktif pengelola wakaf uang di Kota Padang. Hasil penelitian menunjukkan ketimpangan pada tiga dimensi persepsi. Secara kognitif, literasi jamaah tergolong rendah di mana 54,7% responden menilai gerakan wakaf uang belum berjalan efektif akibat keterbatasan pengetahuan mengenai regulasi, mekanisme pengelolaan, serta prosedur pelaksanaannya. Secara *afektif*, jamaah menunjukkan dukungan yang sangat tinggi, dengan 54,4% responden menyetujui bahwa wakaf uang berdampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat karena inklusif dan produktif. Secara konatif, kesiapan dan partisipasi nyata jamaah masih rendah karena dipicu oleh keraguan, belum optimalnya edukasi, dan minimnya media sosialisasi. Selain itu juga menegaskan bahwa meskipun jamaah Majelis Ta'lim memiliki sikap emosional yang sangat positif terhadap wakaf uang, partisipasi aktif mereka masih terhambat oleh rendahnya literasi kognitif dan keterbatasan pemahaman mengenai fungsi produktif wakaf.
Copyrights © 2026