Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi keuangan dan literasi keuangan terhadap keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pelaku UMKM sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial digitalisasi keuangan dan literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan UMKM. Secara simultan, digitalisasi keuangan dan literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan UMKM. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0,272 menunjukkan bahwa sebesar 27,2% keberlanjutan UMKM dipengaruhi oleh digitalisasi keuangan dan literasi keuangan, sedangkan sisanya sebesar 72,8% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan digitalisasi keuangan yang didukung dengan tingkat literasi keuangan yang baik mampu meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam mengelola usaha, beradaptasi dengan perubahan, serta menjaga keberlanjutan usaha dalam jangka panjang. Kata Kunci : Digitalisasi Keuangan, Literasi Keuangan, Keberlanjutan UMKM
Copyrights © 2026