Bharanomics
Vol. 7 No. 1: September 2026

Pengaruh Inflasi, Tenaga Kerja, dan Tingkat Upah Minimum terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Surabaya pada Tahun 2015-2019

Fasta Putra Heriska (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bhayangkara Surabaya)
Anggraeni Rahmasari (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bhayangkara Surabaya)
Nunuk Pudjiastuti (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bhayangkara Surabaya)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, tenaga kerja dan tingkat upah minimum terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Surabaya pada tahun 2015-2019. Data yang digunakan adalah data sekunder yang bersifat time series, data diambil dari Badan Pusat Statistik periode tahun 2015 hingga 2019. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif. Pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Metode analisis dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan variabel paling dominan dengan menggunakan program SPSS versi 25. Berdasarkan hasil uji statistik dan analisis data yang didapat, menunjukan bahwa secara parsial inflasi, tenaga kerja dan tingkat upah berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Surabaya pada tahun 2015-2019. Variabel paling dominan yang berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi adalah tingkat upah minimum dimana memiliki nilai standardizer coefficients beta paling tinggi dibandingkan variabel lainnya.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

bharanomics

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Bharanomics berfokus pada isu-isu yang berkaitan dengan ekonomi secara luas, yang mencakup bidang: Ekonomi lokal dan regional, Ekonomi industri, Ekonomi pembangunan, Ekonomi ketenagakerjaan, Perdagangan internasional, Ekonomi moneter dan perbankan, Ekonomi kreatif, Ekonomi syariah, dan lain ...