Bharanomics
Vol. 7 No. 1: September 2026

Determinan Penyaluran Kredit pada PT. Pegadaian Indonesia Periode 2017-2022

Nova Sinta Reveolita (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bhayangkara Surabaya)
Mohammad Balafif (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bhayangkara Surabaya)
Anggraeni Rahmasari (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bhayangkara Surabaya)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2026

Abstract

Studi ini bermaksud guna menelaah dampak pendapatan pegadaian, inflasi, serta tingkat suku bunga terhadap penyaluran kredit pada PT. Pegadaian Indonesia. Data yang digunakan adalah data sekunder yang bersifat runtun waktu, dibawa dari paparan finansial PT. Pegadaian Indonesia kurun waktu 2017-2022. Studi ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Pemungutan contoh yang dilaksanakan ialah purposive sampling. Metode analisis studi ini adalah uji regresi linear berganda, uji asumsi klasik, uji koefisien determinasi, uji hipotesis, serta variabel paling dominan melakukan dengan program SPSS. Dari hasil uji statistik dan analisis data yang didapat, menunjukkan bahwa secara parsial pendapatan pegadaian berdampak positif serta substansial terhadap penyaluran kredit pada PT. Pegadaian Indonesia kurun waktu 2017-2022, inflasi tidak berdampak serta tidak substansial terhadap penyaluran kredit pada PT. Pegadaian Indonesia kurun waktu 2017-2022, tingkat suku bunga berdampak negatif serta substansial terhadap penyaluran kredit pada PT. Pegadaian Indonesia kurun waktu 2017-2022. Pendapatan pegadaian, inflasi, serta tingkat suku bunga berdampak positif dan substansial terhadap penyaluran kredit pada PT. Pegadaian Indonesia kurun waktu 2017-2022 secara simultan. Variabel paling dominan terhadap penyaluran kredit yaitu pendapatan pegadaian.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

bharanomics

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Bharanomics berfokus pada isu-isu yang berkaitan dengan ekonomi secara luas, yang mencakup bidang: Ekonomi lokal dan regional, Ekonomi industri, Ekonomi pembangunan, Ekonomi ketenagakerjaan, Perdagangan internasional, Ekonomi moneter dan perbankan, Ekonomi kreatif, Ekonomi syariah, dan lain ...