Penelitian ini membahas pengembangan CUMOMI, yaitu permen jelly berbahan dasar sari labu kuning (*Cucurbita moschata*), gelatin, gula merah, dan ekstrak kayu manis (*Cinnamomum*). Produk ini dikembangkan sebagai salah satu inovasi pangan olahan yang memanfaatkan bahan pangan lokal, khususnya labu kuning dan kayu manis. Pemilihan bahan tersebut didasarkan pada kandungan gizi dan senyawa bioaktif yang terdapat di dalamnya, sehingga diharapkan dapat menjadi alternatif makanan yang menarik bagi anak-anak. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen laboratorium. Proses pembuatan CUMOMI dilakukan pada periode November hingga Januari. Setelah produk selesai dibuat, dilakukan uji organoleptik untuk mengetahui tingkat penerimaan responden terhadap karakteristik produk. Responden penelitian berjumlah 31 anak dengan rentang usia 3–12 tahun. Penilaian organoleptik meliputi empat aspek, yaitu rasa, aroma, tekstur, dan warna. Setiap aspek dinilai berdasarkan tingkat kesukaan responden terhadap produk CUMOMI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek rasa, nilai 3 diperoleh sebesar 64,52%. Pada aspek aroma, nilai 3 juga memperoleh persentase sebesar 64,52%. Selanjutnya, aspek tekstur memperoleh nilai 3 sebesar 74,19%, sedangkan aspek warna memperoleh nilai 3 dengan persentase tertinggi, yaitu 90,32%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa CUMOMI dapat diterima dengan baik oleh sebagian besar responden berdasarkan karakteristik organoleptiknya. Dengan demikian, CUMOMI memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai pangan olahan berbahan dasar labu kuning dan kayu manis.
Copyrights © 2026