Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial technology terhadap efisiensi operasional dan keberlanjutan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan literasi digital sebagai variabel moderasi. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research terhadap 385 pelaku UMKM di Kabupaten Malang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial technology berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi operasional (koefisien jalur = 0,413; p = 0,000) serta terhadap keberlanjutan UMKM (koefisien jalur = 0,197; p = 0,000). Selain itu, efisiensi operasional juga terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan UMKM (koefisien jalur = 0,146; p = 0,002). Sementara itu, literasi digital tidak terbukti memoderasi hubungan antara financial technology dengan efisiensi operasional maupun keberlanjutan UMKM. Namun demikian, literasi digital memiliki pengaruh langsung yang positif, kuat, dan signifikan terhadap efisiensi operasional (0,259) serta keberlanjutan UMKM (0,432), sehingga menjadi faktor yang paling dominan dalam model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa literasi digital lebih berperan sebagai pendorong langsung dibandingkan sebagai variabel moderasi dalam mendukung keberlanjutan UMKM pada era transformasi digital. Selain itu, hasil penelitian juga mengonfirmasi bahwa efisiensi operasional memiliki peran strategis sebagai mediator parsial dalam hubungan antara financial technology dan keberlanjutan usaha.Â
Copyrights © 2026