Komitmen global dalam menekan emisi gas rumah kaca mendorong perusahaan meningkatkan transparansi pengungkapan emisi karbon sebagai bentuk akuntabilitas lingkungan. Di Indonesia, implementasi kebijakan bursa karbon pada tahun 2025 menjadi langkah penting, namun penelitian mengenai faktor-faktor yang memengaruhi pengungkapan emisi karbon pasca kebijakan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kinerja lingkungan, profitabilitas, tipe industri, dan kepemilikan institusional terhadap pengungkapan emisi karbon pada perusahaan non-jasa yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari laporan tahunan, laporan keberlanjutan, dan data PROPER. Sampel dipilih menggunakan purposive sampling dan dianalisis dengan regresi linear berganda menggunakan EViews 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja lingkungan berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan kepemilikan institusional berpengaruh negatif terhadap pengungkapan emisi karbon. Profitabilitas dan tipe industri tidak berpengaruh signifikan.
Copyrights © 2026