Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran efikasi diri,keseimbangan kehidupan kerja, dan iklim psikologis terhadap perilaku kerja inovatif dengan otonomi kerja sebagai variabel moderasi. Jumlah sampel sebanyak 126 karyawan PT Keberkahan Tujuan Utama yang ditentukan dengan metode proposional random sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dengan skala Likert 1–5. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri dan keseimbangan kehidupan kerja berperan positif dan signifikan terhadap perilaku kerja inovatif. Sedangkan iklim psikologis tidak berperan signifikan terhadap perilaku kerja inovatif. Otonomi kerja terbukti memoderasi pengaruh keseimbangan kehidupan kerja terhadap perilaku kerja inovatif, namun tidak memoderasi pengaruh efikasi diri dan iklim psikologis terhadap perilaku kerja inovatif.
Copyrights © 2026