Perusahaan pertambangan yang mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada rentang 2021–2025 menjadi subjek penelitian ini. Fokus utamanya mengidentifikasi peran green innovation, eco-efficiency, dan environmental responsibility dalam membentuk nilai perusahaan. Profitabilitas dihitung dengan Return on Assets (ROA) dan inflasi dijadikan variabel kontrol. Data sekunder bersumber dari laporan keuangan 70 perusahaan. Seleksi sampel menerapkan purposive sampling, menghasilkan 24 perusahaan dengan total 120 observasi. Analisis regresi data panel dijalankan memakai perangkat lunak EViews 13. Model yang terpilih lewat uji pemilihan adalah Common Effect Model (CEM). Hasil riset secara parsial menunjukkan green innovation tidak memberi dampak pada nilai perusahaan. Eco-efficiency memengaruhi secara positif perusahaan dengan efisiensi lingkungan yang tinggi cenderung memiliki nilai perusahaan lebih tinggi. Environmental responsibility juga memengaruhi. Dua variabel kontrol memberikan arah berbeda: ROA berpengaruh positif, sementara inflasi berpengaruh negatif. Pengujian simultan membuktikan ketiga variabel independen secara bersama-sama mendorong kenaikan nilai perusahaan.
Copyrights © 2026