Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan simultan antara pelatihan kerja dan kompetensi kerja dalam mendukung kinerja karyawan pada PT. Pelangi Teknik Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 98 responden. Analisis data menggunakan program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan pelatihan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (t hitung 6,640 > t tabel 1,661; R² = 30,8%). Kompetensi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (t hitung 10,050 > t tabel 1,661; R² = 50,8%). Secara simultan, pelatihan kerja dan kompetensi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regresi Ŷ = 10,360 + 0,143X1 + 0,599X2, serta kontribusi determinasi sebesar 51,1% (F hitung 51,681 > F tabel 3,09).
Copyrights © 2026