Permasalahan umum terjadi pada perusahaan penyedia jasa layanan air adalah kehilangan air (Non Revenue Water) di jaringan perpipaan termasuk Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PERUMDAM) Tirta Bumi Wibawa Kota Sukabumi. NRW mengakibatkan kerugian yang cukup besar bagi perusahaan, maka dari itu diperlukan kegiatan pengendalian NRW yang akan memberi pengaruh nyata dalam meningkatkan kinerja PERUMDAM dari segi operasional dan finansial. Strategi yang dilakukan adalah pengendalian dan percepatan penurunan kehilangan air dengan analisis, survei, validasi, dan eksekusi terhadap indikasi NRW. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memahami persebaran air yang didistribusikan. Penyusunan neraca air dapat mengindikasikan jenis dan besaran tingkat air tidak berekening. Selain itu, untuk mengetahui kehilangan air fisik dilakukan pengukuran aliran dan survei lapangan dengan cara survey air valve, survei pengukuran tekanan dan review penyempurnaan DMA eksisting, dengan analisis data yang ditindaklanjuti dengan kegiatan pencarian bocoran secara aktif dan penggantian water meter pelanggan yang sudah tidak akurat, diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan dan pendapatan PERUMDAM Kota Sukabumi.
Copyrights © 2026