Suatu penelitian tentang pengayaan biochar dengan pupuk organik cair (POC) pada tanah tambang nikel telah dilaksanakan di Desa Ululakara, Kabupaten Konawe Selatan, mulai Januari hingga Maret 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pengayaan biochar dengan pupuk organik cair hasil fermentasi aerobik pupuk kandang terhadap sifat kimia tanah dan pertumbuhan jati putih pada tanah tambang nikel. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok yang terdiri atas lima perlakuan, yakni tanpa biochar (B0) dan POC, biochar sebanyak 5 t ha⁻¹ yang diperkaya POC (B1), biochar sebanyak 10 t ha⁻¹ yang diperkaya POC (B2), biochar sebanyak 15 t ha⁻¹ yang diperkaya POC (B3), serta biochar sebanyak 20 t ha⁻¹ yang diperkaya POC (B4), dengan tiga kali pengulangan. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA), dan perbedaan rata-rata perlakuan diuji menggunakan uji beda nyata jujur (BNJ) pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biochar yang diperkaya dengan pupuk organik cair hasil fermentasi pupuk kandang berpengaruh nyata terhadap C-organik tanah dan kadar Fe, sedangkan pengaruhnya terhadap kadar Ni tanah tidak nyata. Tinggi tanaman dan jumlah daun jati putih juga meningkat secara signifikan seiring dengan meningkatnya dosis biochar yang diberikan. Peningkatan takaran biochar secara konsisten meningkatkan C-organik tanah, tetapi menurunkan kadar Fe tanah. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan biochar hingga takaran 20 t ha⁻¹ yang diperkaya dengan pupuk organik cair hasil fermentasi pupuk kandang dapat menjadi alternatif untuk memulihkan lahan bekas tambang nikel.
Copyrights © 2026