Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan transformasional dan kompetensi terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada PNS Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kota Ambon. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi sekaligus sampel sebanyak 38 PNS melalui teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Skala Likert dan dianalisis menggunakan Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja pegawai dan motivasi kerja. Kompetensi berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja pegawai, tetapi berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa motivasi kerja tidak mampu memediasi pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap kinerja pegawai, sedangkan motivasi kerja mampu memediasi pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menunjukkan bahwa motivasi kerja menjadi mekanisme penting dalam mengubah kompetensi pegawai menjadi kinerja yang lebih baik.
Copyrights © 2026