Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan limbah ternak sapi potong dalam mendukung pertanian berkelanjutan di Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode analisis SWOT melalui penyusunan matriks IFAS dan EFAS untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengelolaan limbah ternak. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada peternak serta dianalisis menggunakan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai IFAS sebesar 2,455 dan EFAS sebesar 2,283, yang menempatkan usaha peternakan pada Kuadran I (Growth). Kondisi ini menunjukkan bahwa kekuatan dan peluang lebih dominan dibandingkan kelemahan dan ancaman, sehingga usaha peternakan memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan. Strategi yang direkomendasikan adalah strategi agresif (SO), yaitu dengan memanfaatkan kekuatan internal untuk mengoptimalkan peluang eksternal, seperti pengembangan limbah ternak menjadi pupuk organik serta penguatan kerja sama antara peternak dan petani. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, akses terhadap teknologi, serta dukungan kebijakan pemerintah dalam pengelolaan limbah ternak secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026