Pendidikan sekolah dasar merupakan fondasi penting dalam perkembangan kemampuan kognitif, motorik, dan sosial peserta didik. Namun, penelitian dalam skripsi ini menemukan bahwa pembelajaran di SD Inpres Waibalun masih didominasi metode konvensional seperti ceramah, menulis, tanya jawab, dan pemberian tugas, serta belum memanfaatkan media pembelajaran secara optimal. Kondisi tersebut menyebabkan peserta didik kurang aktif dan kegiatan pembelajaran cenderung membosankan. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan metode Game Based Learning (GBL) dalam bentuk media pembelajaran berbasis web serta mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik setelah menggunakan media tersebut. Penelitian dilaksanakan di SD Inpres Waibalun, Kelurahan Lewolere, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pada tahun akademik 2025/2026. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket atau kuesioner. Pengembangan produk meliputi identifikasi tujuan pembelajaran, desain game, pengembangan konten, integrasi elemen pendidikan, pelibatan dan motivasi, uji coba, implementasi, evaluasi, perbaikan, dan pengembangan lanjutan. Pengujian sistem mencakup alpha testing dengan black-box, beta testing, serta pre-test dan post-test dengan perhitungan N-gain. Produk yang dirancang menyediakan input nama siswa, pilihan level atau materi, kuis interaktif, umpan balik langsung, skor, bintang, timer, dan nyawa. Rancangan tersebut diarahkan untuk menciptakan pengalaman belajar yang interaktif, menyenangkan, dan mendukung keterlibatan peserta didik.
Copyrights © 2026