Penelitian ini mengkaji faktor-faktor yang menjadi prioritas dalam mendukung ketahanan pangan rumah tangga petani hortikultura di Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali. Pendekatan kuantitatif diterapkan dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) terhadap 30 responden yang dipilih secara purposive. Hasil pengujian menunjukkan seluruh penilaian responden memenuhi standar konsistensi yang dipersyaratkan. Faktor dengan tingkat kepentingan tertinggi adalah produksi pangan lokal (41,1%), disusul distribusi pangan (23,1%), ketersediaan benih lokal (15,0%), dukungan pemerintah (10,2%), akses pasar (6,6%), dan kualitas sumber daya manusia petani (4,0%). Temuan ini mengindikasikan bahwa kemampuan produksi masih menjadi penopang utama ketahanan pangan rumah tangga petani. Oleh sebab itu, strategi peningkatan ketahanan pangan perlu difokuskan pada penguatan kapasitas produksi yang didukung oleh sistem distribusi, ketersediaan input pertanian, serta kebijakan pemerintah yang lebih efektif.
Copyrights © 2026