Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sektor unggulan terhadap kemiskinan di Kabupaten Minahasa Tenggara. Metode analisis yang digunakan adalah analsisi Location quotient (LQ) dan Regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa Sektor Unggulan (Basis) di Kabupaten Minahasa Tenggara. Berdasarkan nilai rata-rata LQ, terdapat tujuh sektor ekonomi yang dikategorikan sebagai sektor basis, yaitu: Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, Pertambangan dan Penggalian, Pengadaan Listrik dan Gas, Konstruksi, Transportasi dan Pergudangan, Real Estate dan Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib. Hasil analisis regresi berganda menunjukan bahwa Sektor pertanian berpengaruh negatif terhadap kemiskinan, menunjukkan bahwa peningkatan sektor ini cenderung menurunkan kemiskinan, meskipun belum signifikan secara statistik. Sektor konstruksi juga berpengaruh negatif, namun dampaknya terhadap penurunan kemiskinan masih terbatas dan bersifat jangka pendek. Sektor pertambangan dan penggalian berpengaruh positif, artinya peningkatan aktivitas pertambangan justru berpotensi meningkatkan kemiskinan, sejalan dengan fenomena resource curse.
Copyrights © 2026