Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis potensi lokal pada usaha sembako dan usaha nugget, menganalisis strategi pengembangan UMKM dalam pemberdayaan masyarakat, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat pengembangan UMKM di Desa Sakra Selatan, Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian berjumlah lima orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, terdiri atas kepala desa, pelaku UMKM usaha sembako, pelaku UMKM usaha nugget, kepala dusun, dan masyarakat. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik serta member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan UMKM dilakukan melalui pembinaan dan pendampingan, peningkatan kualitas dan inovasi produk, pengembangan sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi digital, pengembangan pemasaran, dan pengembangan kemitraan usaha. Usaha sembako berkembang dengan memanfaatkan kebutuhan masyarakat sehari-hari melalui ketersediaan dan kelengkapan barang serta pelayanan, sedangkan usaha nugget berkembang melalui pemenuhan permintaan konsumen dan inovasi produk. Pemberdayaan masyarakat berlangsung melalui pemanfaatan potensi ekonomi lokal dan peningkatan kapasitas usaha. Faktor pendukung meliputi ketersediaan potensi dan pasar lokal, dukungan keluarga, masyarakat dan pemerintah desa, ketersediaan modal dan sarana usaha, serta permintaan konsumen. Faktor penghambat meliputi keterbatasan modal, bahan baku, pengetahuan dan keterampilan, sarana produksi, pemasaran, serta persaingan usaha. Dengan demikian, pengembangan UMKM di Desa Sakra Selatan berpotensi meningkatkan perekonomian dan pemberdayaan masyarakat apabila didukung pembinaan dan pendampingan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026