Penelitian ini bertujuan menganalisis preferensi generasi muda terhadap produk tas anyaman purun berdasarkan atribut harga, model, desain dan kualitas produk untuk mendukung keberlanjutan industri lokal, melalui minat beli terhadap produk yang mereka sukai atau inginkan. Penelitian kuantitatif ini dilakukan di pasar kerajinan Amuntai menggunakan analisis konjoin. Sampel ditentukan sebanyak 31 responden melalui teknik non-probability sampling dengan rumus cochran. Hasil penelitian menunjukkan atribut harga menjadi pertimbangan tertinggi preferensi generasi muda (nilai kepentingan 36,149), yang berarti mereka sangat sensitif terhadap harga jual produk. Atribut preferensi berikutnya secara berurutan adalah model (24,460), kualitas (20,971) dan desain (18,420). Kombinasi produk yang paling diminati generasi muda adalah tas model slingbag bermotif warna dengan tambahan ornamen, kualitas premium (terdapat furing) serta harga terjangkau atau relatif murah.
Copyrights © 2026