Ketatnya persaingan di sektor layanan kesehatan mendorong penyedia jasa untuk terus membenahi manajemen operasional dan kualitas pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran kepuasan pasien sebagai mediator hubungan antara kualitas layanan medis dan loyalitas pasien, menggunakan desain kuantitatif dengan Kualitas Layanan Medis (X) sebagai variabel independen, Kepuasan Pasien (M) sebagai variabel mediasi, dan Loyalitas Pasien (Y) sebagai variabel dependen, yang diukur berdasarkan persepsi subjektif masyarakat. Sampel ditentukan menggunakan rumus Lemeshow sehingga diperoleh 384 responden melalui teknik purposive sampling, dengan kuesioner berisi 36 indikator yang disebarkan melalui Google Form. Data diolah menggunakan PROCESS Macro Hayes Model 4 melalui SPSS agar validitas model mediasi dapat diuji secara akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan pasien berperan sebagai mediator parsial dalam pengaruh kualitas layanan medis terhadap loyalitas pasien (Efek Tidak Langsung = 0,2631; Boot LLCI = 0,1998; Boot ULCI = 0,3320), sementara kualitas layanan medis juga berpengaruh langsung secara signifikan terhadap loyalitas pasien. Kedua variabel ini secara bersama-sama menyumbang 66,6% (R2 = 0,666) variasi loyalitas pasien. Temuan ini mengindikasikan bahwa pasien yang puas terhadap layanan fasilitas kesehatan di Kabupaten Purwakarta cenderung tetap loyal dan kembali memanfaatkan fasilitas tersebut secara berulang. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Purwakarta perlu mengembangkan dan memperbaiki fasilitas kesehatan agar kebutuhan kesehatan masyarakat dapat terlayani lebih optimal.
Copyrights © 2026