Pertumbuhan ekonomi adalah salah satu parameter yang menunjukkan perkembangan ekonomi suatu wilayah. Dalam konteks penerapan otonomi daerah, pengelolaan keuangan yang dilakukan melalui APBD menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong kemajuan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan belanja modal sebagai elemen kunci dalam pertumbuhan ekonomi pada pemerintah daerah di Provinsi Jawa Timur selama rentang waktu 2021–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan pelaksanaan anggaran serta publikasi dari Badan Pusat Statistik. Sampel awal dalam penelitian ini terdiri dari 128 observasi. Setelah dilakukan identifikasi pencilan menggunakan metode Z-score, sebanyak 125 observasi digunakan dalam analisis. Analisis informasi dicoba memakai regresi informasi panel pada fitur lunak EViews 13. Hasil riset menampilkan kalau Pemasukan Asli Wilayah (PAD) tidak mempunyai memberikan pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan Belanja Modal menunjukkan pengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, PAD dan Belanja Modal membagikan pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan ekonomi. Hasil ini menampilkan kalau pengelolaan PAD serta alokasi Belanja Modal berkaitan dengan keadaan ekonomi wilayah di mana Belanja Modal memainkan kedudukan yang lebih signifikan dalam mendesak perkembangan ekonomi.
Copyrights © 2026