Pesantren memiliki peran penting dalam pendidikan dan pembinaan karakter, namun masih banyak yang menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan. Salah satu permasalahan utama adalah belum diterapkannya standar akuntansi yang sesuai, seperti ISAK 35, yang mengatur laporan keuangan entitas nirlaba. Sebagai solusi, kegiatan pengabdian ini akan memberikan pelatihan dan pendampingan dalam implementasi ISAK 35 bagi pengelola pesantren. Pendampingan ini mencakup penyusunan laporan posisi keuangan, laporan aktivitas, laporan arus kas, serta pencatatan berbasis sistem digital yang lebih efisien. Selain itu, pesantren akan diberikan template dan modul khusus sebagai panduan akuntansi yang sesuai dengan standar ISAK 35, sehingga dapat digunakan sebagai referensi berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan. Tahap awal melibatkan sosialisasi mengenai pentingnya ISAK 35 dan manfaatnya bagi pesantren. Selanjutnya, akan dilakukan pelatihan teknis dalam penyusunan laporan keuangan sesuai ISAK 35, termasuk praktik langsung dengan simulasi pencatatan keuangan. Target luaran yang diharapkan dari kegiatan ini mencakup peningkatan pemahaman pengelola pesantren mengenai akuntansi nirlaba, tersusunnya laporan keuangan pesantren berdasarkan ISAK 35, adopsi sistem pencatatan keuangan berbasis digital, serta tersedianya modul akuntansi pesantren sebagai referensi.
Copyrights © 2026