Penelitian ini mengusulkan pengembangan sistem monitoring keluar masuk barang berbasis QR Code yangmengintegrasikan pencatatan transaksi gudang, penilaian Key Performance Indicator (KPI), dan perhitungan insentifpayroll karyawan. Permasalahan utama yang ditangani meliputi pencatatan manual, keterlambatan pembaruan stok,kesalahan input, keterbatasan jejak audit, serta belum terhubungnya data aktivitas operasional dengan evaluasi kinerjadan insentif. Pengembangan sistem menggunakan metode Waterfall melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan,implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Setiap barang dan transaksi diidentifikasi melalui QR Code, kemudian sistemmerekam waktu, jenis transaksi, kuantitas, identitas petugas, dan perubahan stok. Data transaksi digunakan sebagaisumber terukur untuk membentuk indikator KPI yang mencakup akurasi pencatatan, ketepatan waktu proses,produktivitas transaksi, dan kepatuhan prosedur. Nilai KPI selanjutnya menjadi masukan bagi mekanisme insentif payrolldengan parameter bobot dan ambang yang dapat dikonfigurasi sesuai kebijakan organisasi. Perancangan juga menerapkanpemisahan hak akses administrator, petugas gudang, supervisor, dan bagian keuangan serta menyediakan dashboardmonitoring dan audit trail. Pengujian fungsional dirancang menggunakan pendekatan black-box dan evaluasi usabilitysebelum penerapan operasional. Hasil penelitian pada tahap ini berupa arsitektur proses, model data, rancangan KPI,aturan perhitungan insentif, dan skenario pengujian yang dapat menjadi dasar implementasi. Rancangan sistemdiharapkan meningkatkan ketertelusuran transaksi, konsistensi data persediaan, transparansi evaluasi kinerja, danakuntabilitas perhitungan insentif tanpa menggantikan proses validasi manajerial.
Copyrights © 2026