Perkembangan media digital telah mengubah pola komunikasi pemerintahan menjadi lebih terbuka, interaktif, dan partisipatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi konvergensi media dalam program #LaporKangRey Pemerintah Kabupaten Subang serta perannya dalam mendorong partisipasi publik. Penelitian ini menggunakan perspektif Convergence Culture dari Henry Jenkins melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa #LaporKangRey tidak hanya berfungsi sebagai saluran komunikasi pemerintah di media sosial, tetapi juga mengintegrasikan arus informasi lintas platform menjadi sebuah flow of governance, koordinasi antarperangkat daerah, dan participatory governance dimana keterlibatan masyarakat dalam memengaruhi prioritas pelayanan dalam pemerintahan. Integrasi tersebut membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan, melakukan pengawasan, serta memberikan masukan yang selanjutnya berkembang menjadi collective intelligence dalam mendukung penyelesaian berbagai persoalan publik. Penelitian ini menunjukkan bahwa teori konvergensi media Henry Jenkins memiliki relevansi dalam menjelaskan komunikasi pemerintahan di era digital, sekaligus memperluas penerapannya pada integrasi komunikasi digital, koordinasi birokrasi, dan partisipasi masyarakat guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih responsif.
Copyrights © 2026