Deradikalisasi terorisme merupakan isu strategis yang memerlukan pemantauan opini publik secara berkelanjutan, salah satunya melalui analisis sentimen terhadap komentar di media sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis sentimen masyarakat terhadap program deradikalisasi terorisme di Desa Tenggulun berdasarkan komentar pada video platform YouTube menggunakan metode Long Short-Term Memory (LSTM). Data yang digunakan terdiri dari 9.084 komentar yang telah melalui tahap praprocessing, meliputi cleaning, case folding, normalisasi kata, tokenisasi, penghapusan stopword, dan stemming berbasis Sastrawi. Pelabelan sentimen dilakukan secara otomatis menggunakan metode Lexicon-Based dengan kamus InSet (Indonesian Sentiment Lexicon), menghasilkan tiga kelas: Negatif (33.3%), Netral (33.3%)dan Positif (33.3%) Dataset dibagi dengan rasio 80:20 untuk data latih dan data uji. Model LSTM yang dibangun dengan lapisan Embedding, dua lapis LSTM, Dropout, dan lapisan Dense mencapai akurasi sebesar 85,69% dengan nilai precision, reacall, dan F1-Score rata-rata sebesar 0.86 pada data uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model LSTM mampu mengklasifikasikan sentimen komentar YouTube berbahasa Indonesia dengan baik.
Copyrights © 2026