Di tengah ketatnya persaingan industri manufaktur alas kaki global, perusahaan dituntut untuk terus bertumbuh tanpa mengabaikan aspek efisiensi, kualitas, dan harmonisasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kondisi internal dan eksternal PT Selalu Cinta Indonesia (SCI) Salatiga secara mendalam guna merumuskan arah kebijakan strategis yang mampu memperkuat daya saing sekaligus menjaga keberlanjutan usaha. Melalui metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, penelitian ini menganalisis data secara komprehensif menggunakan Matriks IFE, EFE, IE, SWOT, TOWS, dan QSPM. Hasil analisis menunjukkan fondasi internal perusahaan yang cukup solid (skor IFE = 2,65) didukung oleh kemampuan adaptasi yang baik terhadap dinamika pasar eksternal (skor EFE = 2,84). Posisi perusahaan berada pada Sel V Matriks IE, yang merekomendasikan strategi pertahankan dan pelihara (hold and maintain). Berdasarkan evaluasi QSPM, prioritas langkah taktis yang diusulkan adalah melakukan penetrasi pasar melalui peningkatan otomatisasi proses produksi (TAS = 6,01) yang humanis—sebagai jembatan untuk mengurangi beban fisik kerja, meningkatkan keahlian (up-skilling) karyawan, menekan tingkat kejenuhan kerja, serta mengoptimalkan kemitraan dengan pemasok lokal demi membangun ekosistem bisnis yang kokoh dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026