Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemberdayaan masyarakat Desa Sampali melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) STKIP PAB menuju terwujudnya Desa Sehat dan Ramah Anak. Permasalahan utama di wilayah penyangga perkotaan ini meliputi pengelolaan sampah yang buruk, penurunan capaian literasi dasar anak, minimnya aktivitas fisik warga, serta potensi perundungan di lingkungan sekolah. Kegiatan ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis partisipatif (participatory approach) yang melibatkan perangkat desa, tokoh masyarakat, guru, orang tua, dan anak-anak. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta Focus Group Discussion (FGD). Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelaksanaan lima program unggulan. Maghrib Mengaji, Bimbingan Belajar Gratis, Senam Pagi Bersama, Pengadaan Tempat Sampah Pilah, dan Sosialisasi Anti-Bullying memberikan dampak positif yang signifikan. Program Maghrib Mengaji berhasil meningkatkan kedisiplinan ibadah dan karakter religius anak; Bimbingan Belajar Gratis menguatkan literasi dasar (calistung) dan motivasi belajar; Senam Pagi Bersama meningkatkan kebugaran jasmani serta kohesi sosial; Pengadaan Tempat Sampah Pilah mendorong kesadaran ekologis dan mereduksi pembakaran sampah; serta Sosialisasi Anti-Bullying menciptakan iklim sekolah yang aman dan inklusif. Keterpaduan intervensi ekologis, kognitif, dan psikososial ini terbukti efektif menuju Desa Sampali yang sehat, sejahtera, dan ramah anak.
Copyrights © 2026