Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) merupakan program BPJS Kesehatan yang ditujukan bagi peserta JKN dengan diagnosis penyakit kronis, khususnya hipertensi dan diabetes melitus tipe 2, guna mencapai kualitas hidup optimal melalui pendekatan proaktif dan berkesinambungan. Kualitas pelayanan yang baik menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan dan kepuasan peserta terhadap program ini. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kualitas pelayanan Prolanis menggunakan metode SERVQUAL (Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy) terhadap kepuasan peserta Prolanis di Puskesmas Rama Indra, Kabupaten Lampung Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional, melibatkan 105 responden peserta Prolanis yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner SERVQUAL yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dengan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,901. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment, multivariat menggunakan regresi linier berganda, serta analisis Importance Performance Analysis (IPA) yang divisualisasikan melalui diagram kartesius. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh dimensi SERVQUAL berhubungan positif dan signifikan dengan kepuasan peserta (p<0,05), dengan Responsiveness memiliki kekuatan hubungan paling kuat (r=0,585) dan Empathy paling rendah (r=0,315). Hasil regresi linier berganda menunjukkan dimensi Responsiveness (Beta=0,579) merupakan dimensi paling dominan memengaruhi kepuasan peserta, diikuti Tangibles, Assurance, Reliability, dan Empathy. Disimpulkan bahwa kualitas pelayanan Prolanis di Puskesmas Rama Indra berhubungan signifikan dengan kepuasan peserta, dan perbaikan pelayanan perlu diprioritaskan pada daya tanggap petugas serta peningkatan fasilitas fisik agar kepuasan peserta dapat meningkat secara optimal.
Copyrights © 2026