Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) desa memiliki peran penting dalam perekonomian lokal, tetapi masih menghadapi keterbatasan dalam pengelolaan keuangan, digitalisasi transaksi, komunikasi, dan pengembangan produk. Program KKN di Desa Kragan, Kabupaten Karanganyar, dirancang sebagai model penguatan kapasitas UMKM yang terintegrasi melalui empat kegiatan, yaitu pelatihan Manajemen Keuangan Sederhana, pendampingan SIGAP UMKM melalui pembuatan QRIS, English Around Us untuk meningkatkan kemampuan basic English dalam komunikasi usaha, serta Kreasi Strap Phone bersama Karang Taruna untuk mengembangkan produk kreatif bernilai ekonomi. Pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman keuangan, adopsi QRIS, kepercayaan diri menggunakan basic English, serta terciptanya produk strap phone. Integrasi keempat aspek tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan kemandirian UMKM secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026