Pengelolaan sampah organik rumah tangga yang belum optimal masih menjadi salah satu permasalahan lingkungan di masyarakat. Salah satu alternatif yang dapat diterapkan adalah Lubang Resapan Biopori (LRB) yang berfungsi mendukung resapan air sekaligus menjadi media pengelolaan sampah organik. Kegiatan ini bertujuan mendeskripsikan pemberdayaan masyarakat melalui edukasi dan praktik pembuatan LRB di Desa Pakisan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten. Kegiatan dilaksanakan pada Juli 2026 dengan melibatkan 47 peserta yang terdiri atas perangkat desa, ketua RT/RW, Tim PKK, dan Karang Taruna. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, diskusi interaktif, demonstrasi, praktik, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 47 peserta mengikuti rangkaian edukasi dan praktik, serta berhasil dibuat 1 titik LRB di sekitar Balai Desa Pakisan. Kegiatan juga menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai fungsi, teknik pembuatan, pengisian sampah organik, dan pemeliharaan LRB yang terlihat dari kemampuan peserta mengikuti tahapan praktik secara langsung. Keterlibatan peserta dalam diskusi dan praktik menunjukkan respons positif terhadap penerapan teknologi sederhana untuk pengelolaan lingkungan. Edukasi yang dipadukan dengan praktik langsung menjadi pendekatan yang mendukung peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah organik dan konservasi air. Keberlanjutan kegiatan diarahkan melalui pemeliharaan enam LRB yang telah dibuat, monitoring oleh pemerintah desa, serta pengembangan penerapan LRB secara bertahap di lingkungan masyarakat.
Copyrights © 2026