Inversi medan listrik merupakan fenomena di mana medan listrik maksimum berpindah dari daerah konduktor bagian dalam ke permukaan luar isolasi akibat gradien termal radial. Inversi medan listrik tidak terjadi pada isolasi kabel HVAC namun, terjadi pada isolasi kabel tegangan tinggi arus searah (HVDC). Oleh karena itu perlu adanya analisis yang berbeda tentang medan listrik ini pada kabel HVDC. Penelitian ini menganalisis pengaruh variasi suhu ambien tropis terhadap inversi medan listrik pada kabel HVDC bawah laut berisolasi XLPE menggunakan simulasi elemen hingga elektro-termal tersambung pada software COMSOL Multiphysics. Model kabel menggunakan geometri multilapis kabel DC 160 kV. Dua variasi parametrik dilakukan,suhu konduktor Tc dari 293,15 K hingga 363,15 K pada Tout tetap (293,15 K), dan suhu ambien Tout dari 278,15 K (5°C) hingga 305,15 K (32°C) pada Tc = 363,15 K. Inversi medan listrik terkonfirmasi pada semua kondisi yang diuji pada Tc = 363,15 K, dengan E maksimum berpindah dari 7,57 kV/mm (permukaan dalam) ke 12,1 kV/mm (permukaan luar), rasio inversi 1,60. Pada kondisi iklim tropis (Tout = 27–32°C), rasio inversi turun menjadi 1,37–1,43 dibandingkan 1,91 pada iklim sedang (5°C), menunjukkan bahwa desain kabel HVDC yang berbasis iklim Eropa (sedang) akan berbeda medan puncaknya sebesar 9–11% untuk aplikasi kabel di iklim tropis seperti Indonesia.
Copyrights © 2026