Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi digital orang tua dalam membentuk karakter anak usia dini di tengah paparan media berbasis algoritma di KB Islam Al-Izzah Purwokerto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memperoleh gambaran secara Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan kecerdasan buatan dalam Pendidikan Agama Islam serta mengkaji prinsip etika penggunaannya melalui perspektif filsafat ilmu. Penelitian menggunakan metode kajian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari buku, artikel jurnal ilmiah, hasil penelitian terdahulu, dan sumber akademik yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan buatan memiliki potensi dalam mendukung pembelajaran PAI, baik dalam membantu guru menyiapkan materi, evaluasi, dan aktivitas pembelajaran maupun dalam membantu peserta didik memperoleh informasi, memahami materi, dan mengembangkan literasi digital. Namun, penggunaannya menghadirkan persoalan etika berupa kejujuran akademik, plagiarisme, ketergantungan teknologi, validitas informasi keagamaan, dan tanggung jawab terhadap hasil yang diperoleh. Dalam perspektif filsafat ilmu, kecerdasan buatan perlu dipahami sebagai sarana pengolahan dan pengembangan pengetahuan, bukan sebagai pengganti manusia sebagai subjek pengetahuan. Pemanfaatannya dalam PAI perlu berlandaskan kemampuan berpikir kritis, verifikasi sumber, nilai moral Islam, dan kemaslahatan agar teknologi mendukung pencapaian tujuan pendidikan secara utuh.
Copyrights © 2026