Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki kedudukan strategis sebagai penggerak ekonomi di kawasan pedesaan, sehingga aspek pengelolaan keuangannya patut mendapat perhatian khusus. Persoalan yang kerap ditemui pelaku UMKM di level korong adalah minimnya sistem pencatatan keuangan yang memadai, sehingga arus kas sulit dipantau, perhitungan laba bersih tidak akurat, dan akses permodalan menjadi terbatas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diselenggarakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, dengan sasaran pemilik UMKM Kerupuk Saga di Korong Kampung Surau yang telah beroperasi sejak 2019 namun belum menerapkan pencatatan keuangan. Kegiatan ini bertujuan mendampingi pelaku usaha agar mampu memahami sekaligus mempraktikkan pencatatan keuangan sederhana melalui buku kas harian yang disesuaikan dengan kondisi dan kapasitas pemilik usaha. Pendampingan dilakukan secara langsung melalui tahap observasi, wawancara mendalam, penyusunan template buku kas harian, serta praktik pencatatan bersama pemilik usaha. Setelah pendampingan berlangsung, pemilik UMKM Kerupuk Saga terbukti mampu memahami fungsi tiap kolom pada buku kas harian dan mulai menggunakannya secara mandiri untuk mencatat transaksi harian. Pemilik usaha juga mulai menyadari pentingnya memisahkan keuangan usaha dari keuangan rumah tangga sebagai langkah awal menuju pengelolaan keuangan yang lebih tertata. Capaian ini menegaskan kontribusi nyata kegiatan terhadap peningkatan literasi keuangan pelaku UMKM di tingkat korong, sekaligus berpotensi dijadikan acuan pendampingan bagi UMKM serupa di wilayah lain.
Copyrights © 2026